|
TP-PKK Ikuti Pembuatan Pot Vertikultur |
|
|
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Sabtu, 22 Mei 2010 09:11 |
|
 Wonosobo, 21-05-2010. Vertikultur adalah sistim budidaya pertanian yang dilakukan secara vertikal atau bertingkat, sistim ini sangat cocok diterapkan bagi petani atau perorangan yang mempunyai lahan sempit atau terbatas.
Ketua TP-PKK Kabupaten dan anggotanya, sebelum mengadakan kegiatan Jum’at bersih mengikuti proses pembuatan pot vertikultur, bertempat di halaman kantor PKK Kabupaten Wonosobo, Jum’at 21 Mei 2009. Pembuatan pot dipandu oleh Eko Widiyanto dari pokja III Kecamatan Wonosobo.
Pada proses pembuatan alat yang dibutuhkan antara lain pralon ukuran 4 dan ½ inch, gergaji, kompor serta bahan yang diperlukan seperti tali ijuk, tanah, pupuk kandang dan EM-4.
Dijelaskan wadah tanaman dari pralon bulat dengan posisi berdiri serta diberi beberapa lubang, dapat untuk menanam sayuran, tanaman hias atau Anggrek. Wadah dapat diletakan dimana saja asal kena sinar matahari, dan sangat cocok untuk lahan yang sangat terbatas, apabila padai mengaturnya bisa menjadi satu karya seni yang indah, demikian kata Eko.
Diharapkan setelah mengikuti pelatihan dapat mempraktekan di rumah masing-masing, serta dapat disebarluaskan kepada masyarakat Wonosobo. (Humas) |
|
|
Tujuh Kabupaten Bertemu Membahas Hasil Tembakau |
|
|
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Sabtu, 22 Mei 2010 09:08 |
|
Wonosobo, 21-05-2010. Guna menyamakan persepsi tentang Regulasi Industri Hasil Tembakau, sebanyak 30 orang dari tujuh kabupaten di Jawa Tengah, selama dua hari mengikuti Pelatihan Industri Kecil Mikro Hasil Industri Tembakau (IKM), di Hotel Dewi Wonosobo.
Ketujuh Kabupaten tersebut adalah Surakarta, Klaten, Boyolali, Sukoharjo, Kudus, Pati dan Wonosobo. Penyamaan persepsi khususnya dilakukan, mengenai penolakan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Pertembakauan. RPP tentang Pertembakauan dianggap mengekang pertumbuhan Industri Hasil Tembakau (IHT) di daerah, khususnya daerah sentra tembakau di Jawa Tengah. |
|
Selanjutnya...
|
|
Dua Korban Longsor di Kepil Dirawat di RSU Setjonegoro |
|
|
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Sabtu, 22 Mei 2010 08:56 |
|
Wonosobo, 19-05-2010. Hujan deras yang mengguyur Wonosobo, Rabu siang, mengakibatkan longsor di Desa Beran, Kepil. Tepatnya di Rt.02 Rw.06, dsn.Sibongkang, Desa Beran, Kecamatan Kepil.
Menurut Sekcam Kepil, Faisal, kejadian bermula ketika hujan deras tiba-tiba turun, Rabu siang 19 Mei 2010, sekitar pukul 14.30, yang mengakibatkan tebing berukuran 15 x 6 m yang rencananya akan dibuatkan senderan, menjadi longsor.
Menurut pemilik senderan, Suyatin, rencananya tebing tersebut Rabu siang ini akan dibuat senderan untuk menahan tebing agar tidak terjadi longsor pada saat musim penghujan. Sebanyak tujuh pekerja, yang ia kerahkan untuk membuat senderan tersebut.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Siap bersaing di POPDA LATIHAN SALTO DI LAHAN CANGKULAN BEKAS TANAMAN KENTANG |
|
|
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Minggu, 16 Mei 2010 11:24 |
Wonosobo, 15-05-2010. Setelah lolos seleksi tingkat eks karisidenan Kedu, Tim Sepak Takraw Wonosobo akan mengikuti POPDA SLTP dan SLTA tingkat provinsi Jawa Tengah yang akan berlangsung dari tanggal 17 – 20 Mei di Semarang.
Menurut manajer tim Nur Rochmaji ketika ditemui disela-sela latihan di Aula SMA Muhammadiyah Wonosobo mengatakan, anak asuhan sudah siap berlaga di ajang bergengsi tersebut. Meskipun timnya masuk di group “neraka”, ia optimis akan meraih target. Target Tim Takraw Wonosobo adalah dapat meraih posisi tiga tingkat jawa tengah karena pada POPDA tahun 2009 telah mampu menduduki peringkat empat. “Meski masuk group neraka kita optimis dapat meraih peringkat tiga. Kenapa saya katakan masuk group “neraka”, karena satu group dengan kabupaten Kendal dan Jepara. Dua kabupaten itu gudangnya pemain-pemain takraw handal.” Ujar Nur.
|
|
Selanjutnya...
|
|
Sisihkan 48 peserta, Zalif dan Nurul terpilih sebagai Duta Wisata Kabupaten Wonosobo 2010 |
|
|
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Minggu, 16 Mei 2010 11:14 |
|

Wonosobo, 15-05-2010. Setelah menjalani serangkaian proses seleksi, Jum'at malam 14 Mei 2010, Muh Zalif Budiyanto dan Nurul Kamilawati dinobatkan sebagai Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Wonosobo. Keduanya terpilih setelah menyisihkan 48 peserta seleksi duta wisata dari berbagai daerah di Kabupaten Wonosobo.
Acara pemilihan Duta Wisata Kabupaten Wonosobo Tahun 2010 yang digelar di Ballroom Kresna Hotel dan Gallery ini diawali dengan penilaian penampilan peserta di atas panggung sebagai tahapan seleksi kategori beauty. Dalam proses seleksi ini, Dewan Juri kemudian memilih 10 besar terdiri dari 5 Mas dan 5 Mbak yang akan diuji kepandaiannya dalam seleksi kategori brain. Dan akhirnya setelah diberikan pertanyaan-pertanyaan seputar dunia kepariwisataan Wonosobo dalam bahasa Inggris, Dewan Juri yang diketuai oleh Ny. Aina Liza Kholiq Arif ini memutuskan 3 kandidat Mas dan 3 kandidat mbak untuk seleksi tahap akhir. |
|
LAST_UPDATED2 |
|
Selanjutnya...
|
|
|
|
|
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Berikutnya > Akhir >>
|
|
Halaman 3 dari 9 |